MODEL/MEDIA PEMBELAJARAN YANG DIGUNAKAN

Model pembelajaran yang digunakan adalah Discovery Learning.

Tahap 1

Stimulation (memberikan stimulus)

  • Siswa diminta membuka aplikasi Virtual Lab Kalor Fisika (bisa di download di: https://m-edukasi.kemdikbud.go.id)
  • Siswa membuka aplikasi Virtual Lab dan mengeksplorasi aplikasi tersebut

Tahap 2

Problem Statemen (mengidentifikasi  masalah)

  • Siswa diminta mengidentifikasi masalah terkait hubungan kalor dengan variabel-variabel yang lain.

Tahap 3

Data Collecting (mengumpulkan data)

  • Siswa mengumpulkan data dengan melakukan percobaan secara virtual pada aplikasi Virtual Lab Kalor Fisika .

Tahap 4

Data Processing (mengolah data)

  •   Siswa mengolah data dan mencari hubungan antara kalor dengan massa, kalor jenis, dan perubahan suhu serta pemuaian.
  •   Siswa menentukan faktor-faktor yang menentukan besarnya kalor yang diperlukan untuk mengubah suhu benda.

Tahap 5

Verification (memverifikasi)

  •   Siswa mengumpulkan hasil analisis data yang dilakukan serta kesimpulan yang diperoleh melalui google classroom.

Tahap 6

Generalization (menyimpulkan)

  • Guru memberikan umpan balik terhadap hasil yang sudah diperoleh oleh siswa

Media pembelajaran yang digunakan yaitu aplikasi Virtual Lab Kalor Fisika yang dapat diunduh melalui edustore maupun masuk pada halaman m-edukasi (https://m-edukasi.kemdikbud.go.id). Google classroom untuk pengorganisasian kelas. Alasan menggunakan google classroom karena sangat mudah dan sederhana sehingga siswa tidak mengalami kendala dan kesulitan. Alasan menggunakan Virtual Lab Kalor Fisika karena aplikasinya sangat bagus dan sangat lengkap, menarik, sehingga siswa menikmati pembelajaran yang dilakukan.

SUMBER BAHAN AJAR YANG DIGUNAKAN

Sumber belajar yang digunakan adalah Aplikasi Virtual Lab Kalor Fisika dari m-edukasi: https://m-edukasi.kemdikbud.go.id.

Selain berisi praktikum online pada aplikasi ini juga terdapat materi tentang kalor.

DOKUMENTASI KEGIATAN

KENDALA DAN SOLUSI

Kendala yang dialami adalah beberapa siswa mengatakan memori HP nya sudah penuh dengan aplikasi lain sehingga ketika diminta menginstal Aplikasi Virtual Lab Kalor Fisika mengalami kendala. Solusi yang dilakukan ada dua yaitu: 1) menghapus aplikasi yang tidak terlalu berguna di HP sehingga bisa menginstal aplikasi virtual lab, 2) menginstal aplikasi nox player di laptop atau pc kemudian menginstal aplikasi virtual lab pada laptop.

SIMPULAN

Pembelajaran fisika dengan model Discovery Learning dengan berbantuan aplikasi virtual lab kalor fisika membuat siswa semangat dan termotivasi dalam belajar. Siswa dapat melakukan percobaan seperti di laboratorium sehingga pembelajaran menjadi bermakna.

By yokta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *